Radio Online
Radio Rodja
Perjalanan mencari Ilmu sungguh Indah
Ya akhi, antum bilang suka suaraku hingga membuatmu slalu rindu…
maka,lamaranmu ku TOLAK..
jika suka suaraku, rekam saja setiap hari kau bisa mendengarnya.
Ya akhi, antum bilang wajahku menggodamu hingga membuatmu selalu berhayal..
maka lamaranmu ku TOLAK..
pajang saja fotoku, setiap hari kau bs melihatnya. Baca tulisan ini lebih lanjut
Ini adalah kisah yang sudah sangat melegenda:
Tentang Julius Caesar, kaisar Romawi yang rela kehilangan kehormatan, kesetiaan dan bahkan negaranya demi si Ratu Penggoda:Cleopatra. Semua dia lakukan (kata ahli sejarah)…atas nama cinta
Ini kisah tentang pemuda bernama Romeo, demi seorang wanita, rela kehilangan keluarga, dan tentu saja nyawa… tetap saja:atas nama cinta -
Satu lagi, seorang janda bernama Khadijah, yang rela mengorbankan segalanya demi membela pemuda bernama Muhammad, yang dia yakini membawa risalah Tuhannya.Ini juga :atas nama cinta Baca tulisan ini lebih lanjut
Aplikasi Penghitung Biaya Pengiriman barang Menggunakan North West Corner
Metode transportasi adalah metode yang digunakan untuk mendistribusikan logistic dengan biaya seefisien mungkin. Misal sebuah perusahaan mempunyai 3 buah pabrik yang memproduksi produk yang sama dan 4 buah gudang untuk mendistribusikan produk-produk tersebut ke penjual berdasarkan wilayah penjualannya, produk yang dihasilkan oleh ketiga pabrik itu kemudian dikirimkan ke 4 gudang berdasarkan permintaan dari gudang . pasti perusahaan tersebut menginginkan biaya serendah mungkin untuk mendistribusikan produk-produk tersebu, oleh karena itu kita harus memperhitungkan biaya transportasi produk dan mendistribusikan produk dengan perhitungan yang efisien.
Metode Northwest Corner merupakan suatu cara untuk menentukan solusi awal yang pengalokasiannya dimulai dari pojok barat laut (northwest corner). Selanjutnya pengalokasian dilakukan pada kotak Xij+1 bila permintaan ke j telah terpenuhi atau pada kotak Xi+1j bila penawaran ke telah terpenuhi.
Berikut ini adalah contoh program yang mengimplementasikan metode North west corner dengan menggunakan bahasa c.
Source - rename file menjadi northwest.c (hilangkan extensi .doc)
exe - rename file menjadi northwest.exe (hilangkan extensi .exe)
Istriku tercinta, aku menulis catatan ini sebagai bukti cintaku kepadamu dan keridhaanku menerimamu sebagai istri, aku telah menyerahkan hidupku untukmu. Dalam hatiku berkata, inilah wanita yang bisa menjadi ibu anak-anakku dan cocok menjadi istriku. Inilah mawaddah dan sakinah, inilah raihanah rumahku. Aku bimbing tanganmu bersama-sama mengarungi samudera dengan bahtera rumah tangga, menuju ke pantai yang penuh kedamaian di sisi Ar-Rabb Ar-Rahman. Baca tulisan ini lebih lanjut
SEMUA TENTANG CINTA
Oleh: Abdullah Sholeh Hadrami
Cinta adalah Fitrah
Rasa cinta pasti ada pada makhluk yang bernyawa karena cinta adalah merupakan fitrah, naluriah dan sunnatullah. Cinta adalah satu kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Apalagi di kalangan remaja, karena sudah menjadi anggapan umum bahwa cinta identik dengan ungkapan rasa sepasang sejoli yang dimabuk asmara. Ada yang mengatakan cinta itu suci, cinta itu agung, cinta itu indah dan saking indahnya tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan dll. Bahkan saking indahnya cinta, setan pun berubah menjadi bidadari. Yang jelas karena cinta, banyak orang yang merasa bahagia namun sebaliknya karena cinta banyak pula orang yang dibuat tersiksa dan merana. Cinta dapat membuat seseorang menjadi sangat mulia, dan cinta pula yang menjadikan seseorang menjadi sangat tercela.
Cinta adalah topik terindah dalam pembicaraan remaja. Cinta memberi warna dalam setiap tindak tanduk dan pemikiran, khususnya remaja, dan lebih khusus lagi adalah wanita, sebagaimana dikatakan seorang pujangga, “Hati wanita hanya mengenal satu kegembiraan di atas dunia ini, yaitu mencinta dan dicinta.” Baca tulisan ini lebih lanjut
Sobat…
aku tidaklah setegar yang kau kira…
aku juga bisa menangis, hanya saja engkau tidak tahu…
kapan aku menangis !!! dan kau pun tidak pernah melihat aku menangis..
tangisanku selalu aku sembunyikan dan ku ganti dengan “SENYUMAN” agar kau selalu nyaman dan bahagia bila di dekatku..
karna senyumanku tulus untuk dirimu…
“Senyuman itu IBADAH”..
dan biarlah tangisanku ini hanya aku dan tuhanku saja yang tahu Baca tulisan ini lebih lanjut
Pada era modern ini, kemajuan teknologi adalah sebuah fenomena alam nyata yang tak terhindarkan dari lini kehidupan umat manusia. Bahkan seakan-akan alat-alat modern tersebut nyaris merasuk ke jantung setiap orang, lintas budaya, suku, bangsa, dan agama.
Di antara alat teknologi modern tersebut adalah internet dengan berbagai variasi program di dalamnya, termasuk di antaranya situs jejaring sosial yang dinamakan “Facebook” yang kini terkenal luas dan diminati banyak orang.
Nah, sebagai seorang muslim yang sejati, hendaknya kita menempatkan alat ini untuk mendekatkan diri kepada Alloh dan sebagai lahan pahala bagi kita berupa dakwah, silaturrahmi dan sebagainya, bukan malah menjadikannya sebagai alat ghibah (gunjingan), fitnah, provokasi, gosip, nafsu berahi, dan sebagainya. Oleh karena itu, pada edisi kali ini sedikit akan kami sampaikan secara ringkas tentang fiqih penggunaan Facebook dalam syari’at Islam. Semoga bermanfaat. Baca tulisan ini lebih lanjut
“Ukhti, aku tertarik ta’aruf sama anti.” Itulah kalimat yang sering diadukan oleh para akhwat yang penulis kenal. Dalam satu minggu bisa ada dua tawaran ta’aruf dari ikhwan dunia maya. Berdasarkan curhat para akhwat, rata-rata si ikhwan tertarik pada akhkwat melalui penilaian komentar akhwat.
Banyaknya jaringan sosial di dunia maya seperti facebook, yahoo messenger, dll, menjadikan akhwat dan ikhwan mudah berinteraksi tanpa batas.
Begitu lembut dan halusnya jebakan dunia maya, tanpa disadari mudah menggelincirkan diri manusia ke jurang kebinasaan.
Kasus ta’aruf ini sangat memprihatinkan sebenarnya. Seorang bergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta’aruf. Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata ‘ta’aruf’, tanpa perantara.
Jangan memaknai kata “ta’aruf” secara sempit, pelajari dulu serangkaian tata cara ta’aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam. Jika memakai kata ta’aruf untuk bebas berinteraksi dengan lawan jenis, lantas apa bedanya yang telah mendapat hidayah dengan yang masih jahiliyah? Islam telah memberi konsep yang jelas dalam tatacara ta’aruf.
Suatu ketika ada sebuah cerita di salah satu situs jejaring sosial, pasangan akhwat-ikhwan mengatakan sedang ta’aruf, dan untuk menjaga perasaan masing-masing, digantilah status mereka berdua sebagai pasutri, sungguh memiriskan hati.
Pernah juga ada kisah ikhwan-akhwat yang saling mengumbar kegenitan di dunia maya,berikut ini petikan obrolannya:
“Assalamualaikum ukhti,” Sapa sang ikhwan.
“‘Wa’alikumsalam akhi,” Balas sang akhwat.
“Subhanallah ukhti, ana kagum dengan kepribadian anti, seperti Sumayyah, seperti Khaulah binti azwar, bla bla bla bla…” puji ikhwan tersebut.
Apakah berakhir sampai di sini? Oh no…. Rupanya yang ditemui ini juga akhwat genit,maka berlanjutlah obrolan tersebut, si ikhwan bertanya apakah si akhwat sudah punya calon, lantas si akhwat menjawab: Baca tulisan ini lebih lanjut
I. MASUKNYA LIBERALISME DAN FEMINISME DI INDONESIA
Gerlombang Liberalisme di Indonesia masuk dari berbagai pintu. Salah satu pintu yang boleh dikatakan sukses adalah pintu isu kesetaraan gender. Isu ini bahkan telah berhasil menembus kebijakan negara. Alhasil, gender mainstreaming menjadi salah satu program penting dalam semua lini program yang dicanangkan pemerintah. Selain itu, pemerintah juga meratifikasi MDGs (Milenium Development Goals) yang salah satu indikatornya adalah pengarus-utamaan gender. Targetnya sangat telanjang: menyamakan peran laki-laki dan perempuan. Artikel ini tidak akan membicangkan masalah ini. Yang akan menjadi fokus adalah asal-muasal dari mana gerakan ini muncul di negeri ini? Apakah tepat konteks sosial Indonesia?
Gerakan perempuan di Indonesia mulai menyeruak ke permukaan setelah terbit buku kompilasi surat-menyurat Kartini dengan teman-teman Belandanya (Ny. Abendanon, Stella, Ny. Ovink-Soer, dll) bertajuk Door Duisternis Tot Licht (1911). Buku ini menjadi populer ketika Armin Pane, pujangga angkatan Balai Pustaka, menerjemahkannya dan memberinya judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Buku ini dianggap memberi inspirasi bagi kaum wanita di Indonesia untuk memperjuangkan harkat dan martabatnya agar sejajar dengan laki-laki. Alhasil kata “emansipasi wanita” menjadi kata-kata yang sangat familiar di negeri ini; dan Kartini pun didaulat sebagai salah seorang pahlawan wanita kebanggaan bangsa ini. Baca tulisan ini lebih lanjut
Terangkir ngomong