Catatan Kecilku

Perjalanan mencari Ilmu sungguh Indah

Hikmah Hari Ini 1

Diriwayatkan dari Ibnul Mubarak dari Wahib, beliau berkata:

“Berhati-hatilah jika engkau mencela Iblis dalam keadaan terang-terangan, sedangkan engkau adalah temannya dalam keadaan sembunyi-sembunyi.”

Diriwayatkan dari Abdullah bin al-Mubarak, beliau berkata:

“Wahib bin al-Ward ditanya, ‘Apakah orang yang berbuat maksiat kepada Allah akan merasakan nikmatnya beribadah?’ ‘Tidak, begitu pula orang yang bermaksud untuk melakukan perbuatan kemaksiatan,’ jawab beliau.”

Diriwayatkan dari ‘Ubaid bin Wahb, beliau berkata:

“Sufyan bin ‘Uyainah meriwayatkan kepada kami, beliau berkata: ‘Tidaklah seseorang (dikatakan) lebih rajin dan tidak juga seseorang (dikatakan) lebih baik ibadahnya dari orang yang menjauhi sesuatu yang dilarang oleh Allah.'”

Ishaq bin Ibrahim berkata:

“Aku mendengar Fudhail bin ‘Iyadh berkata, ‘Jika engkau tidak dapat mengerjakan shalat malam dan puasa pada siang hari, maka sebenarnya engkau TERHALANG dan TERBELENGGU, kesalahan telah membelenggumu.'”

(Shifaatush Shafwah, Ibnul Jauzi. Dikutip dari Jawaahiru Shifatish Shafwah, edisi Indonesia: Teladan Hidup Orang-orang Pilihan, penerbit Pustaka Ibnu Katsir, Bogor)

Tatkala Abu Hurairah berada di ambang kematian, tiba-tiba beliau MENANGIS. Orang-orang bertanya: “Apa yang membuatmu menangis?” Beliau menjawab: “Jauhnya perjalanan, sedikitnya perbekalan dan banyaknya aral rintangan. Sementara tempat kembali bisa ke Jannah, bisa juga ke Naar.”

[Shifaatush Shafwah, Ibnul Jauzi (I/ 694). Dikutip dari “Sudah Salafikah Akhlak Anda?” Penerbit Pustaka At-Tibyan, Solo]

Adh-Dhahhak bin Muzahim apabila datang sore hari beliau menangis. Ada orang yang bertanya: “Apa gerangan yang membuatmu menangis?” Beliau menjawab:

“Aku tidak tahu, amalanku yang mana yang naik ke langit (diterima Allah) pada hari ini.”

[Shifaatush Shafwah (IV/150). Dikutip dari “Sudah Salafikah Akhlak Anda?” Penerbit Pustaka At-Tibyan, Solo]

Dari al-Marruzi diriwayatkan bahwa ia berkata: “Aku pernah bertanya kepada Imam Ahmad: “Bagaimana keadaan anda pagi hari ini?” Beliau menjawab: “Bagaimana kira-kira keadaan seorang hamba di pagi hari, di mana Rabbnya menuntut dirinya untuk melaksanakan berbagai kewajiban, Nabinya menuntut dirinya untuk menjalankan as-Sunnah, sementara dua Malaikat menuntut dirinya untuk beramal dengan benar. Di sisi lain, jiwanya menuntut dirinya untuk MEMPERTURUTKAN HAWA NAFSU, dan Iblis MENUNTUT UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN KEJI, sedangkan Malaikat Maut TERUS MEMANTAU DIRINYA UNTUK MENCABUT RUHNYA, sementara KELUARGANYA MENUNTUT DARINYA MENCARI NAFKAH?”

[Siyaru A’laamin Nubalaa’ (XI/227). Dikutip dari “Sudah Salafikah Akhlak Anda?” Penerbit Pustaka At-Tibyan, Solo]

Wahai para hamba Allah yang sedang meniti jalan menuju Rabbnya, janganlah luasnya rahmat dan ampunan Allah menjadikan kita MERASA AMAN dari siksa dan adzab-Nya. Janganlah kita merasa bahwa segala amalan yang kita kerjakan pasti diterima oleh-Nya, siapakah yang bisa menjamin itu semua? Ketahuilah bahwa: “Rusaknya hati adalah karena MERASA AMAN (dari adzab Allah)….”

(Dikutip dari Al Fawaid, Ibnul Qayyim al-Jauziyah, penerbit Pustaka Al-Kautsar, Jakarta)

Facebook AlFawaid-10 januari 2011

One response to “Hikmah Hari Ini 1

  1. aibaw April 4, 2013 pukul 20:25

    saya juga suka dengan isi dari kitab ini, barokallaaahu fiik, semoga ALLAh men anugerahan kefaqihan mereka kepada kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: