Catatan Kecilku

Perjalanan mencari Ilmu sungguh Indah

Tag Archives: Nikah

Teruntuk, Masa Laluku – yang sempat terjatuh

Untukmu yang pernah singgah di hatiku..

Untukmu yang pernah hinggap di hidupku..

Untukmu yang pernah menjadi bagian masa laluku..

Terimakasih…

Atas sepenggal episode dalam cerita hidupku

Atas seberkas kisah yang mewarnai lembar masa laluku

Atas manis dan pahitnya cinta palsu dalam perjalanan hidupku

Maafkan aku.. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Lamaranmu Kutolak

Ya akhi, antum bilang suka suaraku hingga membuatmu slalu rindu…
maka,lamaranmu ku TOLAK..
jika suka suaraku, rekam saja setiap hari kau bisa mendengarnya.

Ya akhi, antum bilang wajahku menggodamu hingga membuatmu selalu berhayal..
maka lamaranmu ku TOLAK..
pajang saja fotoku, setiap hari kau bs melihatnya. Baca pos ini lebih lanjut

Antara Wanita, Cinta, dan Pria (Semua Atas Nama Cinta)

Ini adalah kisah yang sudah sangat melegenda:

 Tentang Julius Caesar, kaisar Romawi yang rela kehilangan kehormatan, kesetiaan dan bahkan negaranya demi si Ratu Penggoda:Cleopatra. Semua dia lakukan (kata ahli sejarah)…atas nama cinta

Ini kisah tentang pemuda bernama Romeo, demi seorang wanita, rela kehilangan keluarga, dan tentu saja nyawa… tetap saja:atas nama cinta –

Satu lagi, seorang janda bernama Khadijah, yang rela mengorbankan segalanya demi membela pemuda bernama Muhammad, yang dia yakini membawa risalah Tuhannya.Ini juga :atas nama cinta Baca pos ini lebih lanjut

Diary Seorang Suami yang berisi Teguran Halus Kepada Istrinya

Istriku tercinta, aku menulis catatan ini sebagai bukti cintaku kepadamu dan keridhaanku menerimamu sebagai istri, aku telah menyerahkan hidupku untukmu. Dalam hatiku berkata, inilah wanita yang bisa menjadi ibu anak-anakku dan cocok menjadi istriku. Inilah mawaddah dan sakinah, inilah raihanah rumahku. Aku bimbing tanganmu bersama-sama mengarungi samudera dengan bahtera rumah tangga, menuju ke pantai yang penuh kedamaian di sisi Ar-Rabb Ar-Rahman.  Baca pos ini lebih lanjut

FENOMENA IKHWAN GOMBAL dan AKHWAT GENIT

“Ukhti, aku tertarik ta’aruf sama anti.” Itulah kalimat yang sering diadukan oleh para akhwat yang penulis kenal. Dalam satu minggu bisa ada dua tawaran ta’aruf dari ikhwan dunia maya. Berdasarkan curhat para akhwat, rata-rata si ikhwan tertarik pada akhkwat melalui penilaian komentar akhwat.

Banyaknya jaringan sosial di dunia maya seperti facebook, yahoo messenger, dll, menjadikan akhwat dan ikhwan mudah berinteraksi tanpa batas.

Begitu lembut dan halusnya jebakan dunia maya, tanpa disadari mudah menggelincirkan diri manusia ke jurang kebinasaan.

Kasus ta’aruf ini sangat memprihatinkan sebenarnya. Seorang bergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta’aruf. Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata ‘ta’aruf’, tanpa perantara.

Jangan memaknai kata “ta’aruf” secara sempit, pelajari dulu serangkaian tata cara ta’aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam. Jika memakai kata ta’aruf untuk bebas berinteraksi dengan lawan jenis, lantas apa bedanya yang telah mendapat hidayah dengan yang masih jahiliyah? Islam telah memberi konsep yang jelas dalam tatacara ta’aruf.

Suatu ketika ada sebuah cerita di salah satu situs jejaring sosial, pasangan akhwat-ikhwan mengatakan sedang ta’aruf, dan untuk menjaga perasaan masing-masing, digantilah status mereka berdua sebagai pasutri, sungguh memiriskan hati.

Pernah juga ada kisah ikhwan-akhwat yang saling mengumbar kegenitan di dunia maya,berikut ini petikan obrolannya:

“Assalamualaikum ukhti,” Sapa sang ikhwan.

“‘Wa’alikumsalam akhi,” Balas sang akhwat.

“Subhanallah ukhti, ana kagum dengan kepribadian anti, seperti Sumayyah, seperti Khaulah binti azwar, bla bla bla bla…” puji ikhwan tersebut.

Apakah berakhir sampai di sini? Oh no…. Rupanya yang ditemui ini juga akhwat genit,maka berlanjutlah obrolan tersebut, si ikhwan bertanya apakah si akhwat sudah punya calon, lantas si akhwat menjawab: Baca pos ini lebih lanjut

Surat Lamaran Nikah yang Sederhana (tapi penuh makna)

surat lamaran

Kepada Yth ………

Calon isteri saya, calon ibu anak-anak saya, calon menantu Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai. Baca pos ini lebih lanjut